Article Image

Penting! 5 Jenis Oli Mobil dan Waktu Gantinya

Created by Sobat Akastra | 12 December 2023 WIB


Pernahkah Anda berpikir bahwa kesehatan mesin mobil Anda sebenarnya bisa menjadi cerita menarik? Ternyata, di balik roda dan mesin yang kuat, terdapat rahasia kecil yang sering terabaikan yaitu oli. Tetapi tunggu dulu, bukan hanya sekadar cairan di mesin, oli memiliki peran krusial dalam menjaga kebugaran kendaraan Anda.

Namun tahukah Anda kalau oli mobil mempunyai kegunaan yang berbeda-beda? Setidaknya ada lima jenis oli yang digunakan pada mobil. Artikel ini akan memberi tahu Anda lebih banyak tentang berbagai jenis oli mobil. Silakan baca sampai akhir!
 

Setidaknya ada lima jenis pelumas yang digunakan pada mobil! Ini dia selengkapnya

1. Oli Mesin

Oli mesin adalah darah merah bagi mesin kendaraan. Ini melumasi komponen-komponen dalam mesin, mengurangi gesekan, dan membantu menjaga suhu mesin tetap stabil. Penggantian oli mesin yang teratur - sekitar setiap 5.000 hingga 10.000 kilometer tergantung pada jenis oli - memastikan mesin tetap berfungsi optimal.

2. Oli Transmisi

Oli transmisi memainkan peran penting dalam perpindahan gigi dan perlindungan bagian-bagian dalam transmisi. Jenis oli transmisi manual biasanya lebih kental. Oli ini untuk melumasi gear dan bearing. Ganti oli transmisi manual Anda setiap jarak 10.000 kilometer.

Sementara untuk jenis oli transmisi matic, gunanya untuk melumasi clutch serta torque. Pergantian oli ini setiap 20.000 kilometer saja.

3. Oli Gardan (Differential Oil)

Oli gardan atau differential oil penting untuk melumasi gigi-gigi dalam differential yang memungkinkan roda berputar pada kecepatan yang berbeda. Penggantian oli gardan, sekitar setiap 20.000 hingga 40.000 kilometer, membantu menjaga performa dan keberlangsungan hidup differential.

4. Minyak Rem

Minyak rem merupakan unsur kritis dalam sistem pengereman kendaraan. Ini membantu mentransfer tekanan untuk menggerakkan kaliper rem, sehingga penggantian yang teratur - sekitar setiap 30.000 kilometer.

Namun, apabila oli rem ini sudah keruh, sebaiknya langsung saja diganti. Sebab, bisa jadi minyak rem telah bercampur dengan kotoran. Perhatikan selalu kondisi minyak rem ini ya. 

5. Oli Power Steering

Oli power steering membantu dalam menggerakkan roda kemudi dengan mudah. Penggantian oli power steering ini seperti pelumas lainnya, dilakukan setiap 40.000 kilometer. Namun jika Anda melihat ada kelainan seperti heavy steering, sebaiknya segera ganti cairan power steering.

 

 

 

 

Like  
0 ❤️
Tambahkan Komentar