Article Image

Dampak Serius dan Bahaya Terlambat Ganti Oli pada Mesin

Created by Sobat Akastra | 05 December 2023 WIB


Tanpa diragukan lagi,kendaraan telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari kita. Namun, di balik kebebasan dan mobilitas yang mereka tawarkan, terdapat perhatian yang sering terlupakan, yaitu perawatan mesin yang cermat. Salah satu aspek yang sering diabaikan, namun memiliki dampak serius, adalah penggantian oli secara teratur.

Oli bisa diibaratkan sebagai darah kehidupan mesin, memainkan peran krusial dalam memastikan kesehatan dan kelangsungan operasional kendaraan. Keterlambatan dalam mengganti oli bukanlah sekadar kelalaian kecil, melainkan sebuah risiko yang dapat merusak integralitas mesin. Dalam artikel ini, kita akan menyelami dampak serius dan bahaya yang muncul ketika waktu penggantian oli diabaikan. Mari kita memahami mengapa penggantian oli bukanlah sekadar rutinitas perawatan, melainkan investasi dalam keandalan dan umur panjang mesin kendaraan kita.

1.Performa mesin berkurang 

Oli berfungsi sebagai pelumas  mesin. Jika tidak diganti maka mesin akan idle. Oli yang tidak diganti tidak hanya mengering, tetapi juga mengandung kotoran dan menjadi lebih kental. Akibatnya tidak bisa berfungsi sebagai pelumas. Jika mesin tidak dilumasi dengan baik, performa mesin akan berkurang. Hal ini karena gesekan di dalam mesin meningkat. Hal ini akan merusak bagian dalam mesin  dan menurunkan performa mesin. Oleh karena itu, perlu dilakukan penggantian oli secara berkala.
 

2. Mesin terlalu panas 

Oli mempunyai peran sebagai pendingin selain sebagai pelumas. Jika oli tidak diganti secara berkala, mesin akan mengalami panas berlebih dan menyebabkan panas berlebih. Jika  dibiarkan,  kerusakan mesin bisa saja terjadi. Kerusakan akibat panas berlebih sangatlah fatal. Karena dapat mempengaruhi seluruh komponen mesin Anda. Kerusakan pada mesin dapat menyebabkan mesin mati. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mengganti oli.


3. Bahan bakar terbuang 

Saat mesin kering, performa mesin menurun dan dibutuhkan tenaga lebih besar. Artinya mesin memerlukan bahan bakar lebih banyak. Oleh karena itu, jika tidak mengganti oli maka akan terjadi pemborosan bahan bakar. Oleh karena itu,  jika sudah waktunya mengganti oli, segeralah menggantinya.


4. Kebisingan dan Getaran pada Mesin 

Sebagaimana disebutkan di atas, oli mempunyai fungsi sebagai pelumas. Jika tidak diganti maka oli akan mengental dan mesin akan idle. Hal ini menciptakan banyak gesekan di dalam mesin. Suara dan getaran  yang tidak normal terjadi di dalam mesin, membuat berkendara menjadi tidak nyaman. Untuk informasi lebih lanjut dan menjadwalkan penggantian oli, lihat kapan penggantian oli  terakhir Anda adalah atau antara 5.000 dan 10.000 km. Sedangkan untuk mengecek kuantitas dan kualitas oli digunakan alat pengukur level yang terdapat pada saluran pengisian oli. Jika kadar oli masih diatas batas minimum dan warna oli masih terang, hal ini menandakan kondisi oli masih baik dan kadarnya masih mencukupi.

 

Like  
0 ❤️
Tambahkan Komentar