Article Image

Jangan Abaikan! Perawatan Khusus untuk Ban Mobil Anda

Created by Sobat Akastra | 08 December 2023 WIB


Pemilik mobil biasanya jarang  melakukan pengecekan pada bagian bannya, terutama sebelum berkendara. Padahal komponen ini memegang peranan penting bagi Anda dan keluarga saat berkendara. Perawatan ban sering kali terlupakan kecuali jika  ban  bocor atau kempis.

Perawatan ban mobil yang tepat dapat menjadikan ban mobil berkualitas dan awet digunakan dalam jangka waktu lama. Tidak susah kok melakukan perawatan ban mobil, Anda hanya perlu mengikuti 5 langkah berikut agar mendapatkan ban mobil berkualitas:

1. Pengecekan Tekanan Angin

Ini adalah poin pertama dan paling mendasar dalam rutinitas pemeriksaan ban. Anda dapat dengan mudah memeriksa ban kempes atau anginya kurang dengan melihat sekeliling mobil Anda. Selain demi kenyamanan, tekanan udara yang tepat akan memperpanjang umur ban dan menghemat bahan bakar. Tekanan ban yang rendah meningkatkan risiko ban pecah. Sebab, saat tekanan udara rendah, dinding samping ban tidak  kuat menopang bobot mobil.

2. Lakukan Rotasi Ban

Pada jarak waktu tertentu, anda perlu memutar atau mengubah posisi keempat ban mobil. Fungsinya agar tingkat keausan ban merata sehingga mempengaruhi kenyamanan berkendara. Ada banyak cara untuk merotasi ban Anda, tergantung pada jenis ban yang Anda miliki. Rotasi ban ini direkomendasikan penggantian ban setiap 10.000km.

3. Ukuran Standar Tekanan Angin

Untuk mengetahui ukuran tekanan angin sesuai standar pabrikan, lihatlah stiker yang biasa ditempel di dinding sebelah kanan pintu depan mobil, pada kursi pengemudi. Atau biasanya  informasi tersebut biasanya juga terdapat di buku manual kendaraan. Jika  ukuran standar yang direkomendasikan adalah 30, 35, atau 40 psi, Anda dapat meningkatkannya hingga 10 persen  dari ukuran yang direkomendasikan pabrikan. Namun, jangan sampai tekanannya di bawah atau di atas tekanan yang direkomendasikan pabrikan.

4. Lakukan Sporing dan Balancing

Setiap kendaraan juga diharuskan untuk melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kelurusan ban. Mungkin lebih dikenal dengan istilah spooring dan balancing. Idealnya, spooring dan balancing harus dilakukan setiap 10.000 km ya sahabat akastra. Bisa juga ketika seang mengemudi, kemudi mobil Anda juga bisa bergetar atau terasa tidak lurus (center). Atau saat Anda melepaskan setir,  mobil mencoba berbelok  ke kanan atau ke kiri. Nah, itu artinya sudah waktunya untuk menyeimbangkan ban mobil Anda. 

baca juga: Pentingnya Manfaat Spooring dan Balancing untuk mobil

Sporing itu sendiri adalah proses untuk pengembalian keempat roda mobil ke posisi semula, sedangkan balancing adalah proses menyeimbangkan putaran keempat roda mobil. Jika  perawatan ini diabaikan, permukaan ban bisa menjadi tidak rata, roda kemudi bisa bergetar, dan yang paling parahnya lagi adalah ban bisa aus secara tidak merata.

5. Perhatikan Kapasitas Muatan Kendaraan

Masa pakai ban Anda juga ditentukan oleh gaya mengemudi Anda, termasuk kepatuhan terhadap kapasitas muatan yang disarankan. Jangan melebihi kapasitas muatan karena akan mempengaruhi fungsi ban dan rem. Hal ini membahayakan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Gaya berkendara juga menentukan kondisi ban Anda. Misalnya saja jika Anda  sering mengerem atau menikung dengan kecepatan tinggi. Hal ini menyebabkan ban lebih cepat aus sehingga membuat gaya berkendara ini semakin berbahaya.

Like  
0 ❤️
Tambahkan Komentar