Nitrogen? Ini Dia Informasi Terkait Dengan Mengisi Ban Dengan Nitrogen
Created by Sobat Akastra | 30 September 2024 WIB
Akastra- Mengisi ban dengan nitrogen bukanlah hal baru lagi. Tapi apa manfaatnya? Apakah ini lebih nyaman dari sekedar udara?
Selama ini kita sering mengisi ban dengan udara. Karena lebih cepat, lebih murah, dan lebih nyaman. Seiring berjalannya waktu, pompa ban tidak lagi menggunakan udara biasa. Beberapa di antaranya mulai mengisi nitrogen untuk dimasukkan ke dalam ban. Apa perbedaan nitrogen dari udara biasa?
Mengisi ban dengan nitrogen memiliki pengaruh yang tidak jauh berbeda terhadap performa berkendara. Kita sering mendengar bahwa nitrogen membuat tampilan mobil lebih bagus, ban lebih awet, dan lain-lain. Untuk mengetahui kandungan gas nitrogen, tidak ada perbedaan yang signifikan dengan udara normal. Hanya saja levelnya berbeda.
Bedanya udara normal kandungan nitrogennya 78%, seharusnya nitrogen yang dijual 96%. Ini bertujuan agar nitrogen yang digunakan benar-benar murni. Apabila murni, nitrogen mempunyai keunggulan pada stabilitasnya dibandingkan angin biasa.
Molekul nitrogen lebih lambat dan lebih kaku dalam menjaga tekanan ban
Ini berarti nitrogen tidak cepat memuai dan lebih stabil kandungannya. Tidak mudah untuk berkurang atau berlebih seperti udara biasa. Oleh karena itu, ban memiliki tekanan yang lebih baik karena sifat nitrogen yang stabil. Kalau soal kenyamanan, yang terpenting adalah tekanan udara yang tepat. Jika tekanannya tepat, akan sangat nyaman dikendarai. Entah menggunakan nitrogen atau hanya udara saja.
Jangan mencampur udara biasa dengan nitrogen
Jangan mencampur udara murni dengan nitrogen. Jika ingin mengisi dengan nitrogen, sebaiknya buang semua ban bekas terlebih dahulu. Tujuan dari proses ini adalah untuk memastikan bahwa nitrogen tidak mengkontaminasi dengan kandungan angin biasa.
Karena nitrogen terkontaminasi, nitrogen berubah karena sifat kimianya seperti udara normal. Selain itu, pencemaran kedua zat gas ini meningkatkan kelembapan dan berat udara. Udara mengandung lebih banyak hidrogen daripada uap air. Dan udaranya lembab/ basah.
Seiring berjalannya waktu, udara lembap ini menimbulkan korosi pada tali ban. Dan bila berkarat, ban tidak bisa dipompa, atau lebih parahnya lagi, bisa pecah. Oleh karena itu, wajib perhatikan baik-baik ya!
Tambahkan Komentar
Baca Artikel Yang Lain:
Dapatkan Tips Menarik Lainnya Dari Akastra Toyota