Servis Berkala Penting, Bagaimana Cara Menghitung Interval Servis Berkala yang Tepat?
Created by Sobat Akastra | 30 September 2024 WIB
Akastra- Servive Berkala penting dilakukan untuk menjaga kondisi mobil tetap prima.
Toyota merekomendasikan servis rutin setiap 6 bulan atau 10.000 km, mana saja yang lebih dulu.
Lantas, mana yang paling tepat untuk menentukan waktu servis berkala?
Mobil Kerja Keras Saat Macet
Secara teori, jarak tempuh 10.000 km bisa terlewati dalam waktu kurang dari 6 bulan jika mobilitas cukup tinggi.
Namun di kota besar jarak ini bisa ditempuh lebih dari 6 bulan karena lalu lintas yang panjang.
Soalnya, ketika terjadi kemacetan, mesin mobil langsung hidup, dan pekerjaan menjadi lebih intens.
Pendinginan mesin tidak optimal dan idle yang lama menyebabkan campuran bahan bakar/udara tidak optimal.
Penumpukan sisa karbon hasil pembakaran disebabkan oleh kurangnya batang bahan bakar di ruang bakar dan bagian mesin lainnya yang bergerak.
Performa mesin berkurang karena kotoran menghalangi pembakaran bahan bakar dan pergerakan suku cadang.
Dampak negatifnya adalah penurunan tenaga mesin dan peningkatan konsumsi bahan bakar.
Anda memaksa mesin bekerja lebih keras untuk mendapatkan tenaga yang lebih besar, sehingga mengurangi masa pakai bagian-bagian mesin yang bergesekan satu sama lain. Bagian yang rusak pada oli mesin. Residu hasil pembakaran tidak sempurna juga masuk ke sistem sirkulasi oli mesin.
Kotoran dapat merusak komposisi kimia oli dan mencegahnya bekerja dengan baik.
Tinggal menunggu waktu sebelum akhirnya mesin mobil rontok karena dipaksakan bekerja.
Suku cadang mobil lainnya bisa sangat menuntut, seperti suku cadang rem, aksesori dan oli transmisi, ban, cairan, dan baterai.
Faktanya, seiring berjalannya waktu, jarak tempuh hanya bertambah sedikit, bahkan ada kalanya tidak bertambah sama sekali.
Servis Berkala Berdasarkan Waktu Pemakaian
Berdasarkan keadaan tersebut, bengkel resmi Toyota saat ini menyarankan penggunaan waktu (berdasarkan waktu) untuk menghitung interval servis rutin, bahkan setiap 6 bulan sekali.
Agar anda dapat mengecek kondisi mobil secara berkala dan mengganti bagian-bagian yang sudah aus atau perlu diganti.
Bagaimana jika mobil Anda jarang digunakan dan jarak tempuh tidak bertambah?
Sebaiknya lakukan hal ini setiap 6 bulan sekali karena pada saat mobil didiamkan terjadi proses oksidasi dari uap air yang ada di sekitar mobil. Ketika air masuk ke dalam oli mesin, struktur kimia oli akan rusak.
Termasuk pencampuran dengan cairan kendaraan lain seperti minyak rem, minyak kopling, dan minyak transmisi.
Bagian mekanis yang tidak bergerak terkena karat akibat proses korosi karena tidak dilumasi dengan oli.
Komponen karet juga dapat menjadi rapuh akibat tekanan pengoperasian.
Tambahkan Komentar
Baca Artikel Yang Lain:
Dapatkan Tips Menarik Lainnya Dari Akastra Toyota