Article Image

Wajib Diketahui! Inilah Ciri-Ciri Oli Palsu Yang Beredar di Pasaran

Created by Sobat Akastra | 21 May 2024 WIB


Akastra – Oli palsu masih banyak beredar di Indonesia. Maka jangan membeli oli ini karena memiliki beberapa dampak buruk. Ada Inilah oli palsu yang perlu Kamu ketahui sebelum membelinya.

Oli biasanya berfungsi sebagai pelumas. Secara khusus oli berguna untuk melumasi komponen mesin dan partikel kendaraan agar lebih ringan efisiensinya.

Semakin ringan aktivitasnya, semakin cepat mesin bekerja. Setiap mesin biasanya membutuhkan spesifikasi oli yang berbeda satu sama lain.

Umumnya produsen memberikan rekomendasi oli yang tepat untuk mesin kendaraan kepada setiap pengguna kendaraan agar tidak salah membeli.

Bagi pengguna kendaraan yang masih awam mengenai oli, berikut ciri-ciri oli palsu palsu yang kami rangkum dari berbagai sumber.

Ada Kejanggalan pada Tutup Botol Oli

Jika kamu ingin membeli oli kendaraan, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memeriksa botol oli. Perhatikan bahwa setiap produsen minyak memproduksi kemasan dengan tutup botol sekali pakai. Selain itu, pabrikan ini juga menawarkan seal untuk mengunci botol oli.

Jika tutup botol minyak yang Kamu beli ada yang tidak rata, seperti tutupnya tidak tertutup atau berlubang, maka kemungkinan besar oli tersebut tidak asli alias palsu.

Tutup botolnya juga tidak ada segelnya. Bisa dipastikan oli tersebut palsu.

Label Oli Kusam dan Tidak Punya Stiker Hologram Khusus

Anda juga harus memperhatikan label botol oli. Label pada oli palsu cenderung terlihat kusam karena menggunakan botol bekas.

Ada juga penjual oli nakal yang menggunakan kertas stiker murah untuk label. Ini juga termasuk ciri-ciri oli palsu. Oli asli memiliki stiker hologram khusus yang ditempel oleh produsen. Minyak palsu sebenarnya tidak memiliki label ini.

Baca Juga: Dampak Serius dan Bahaya Terlambat Ganti Oli pada Mesin

Botol Oli Penyok atau Ada Goresan

Bagian selanjutnya yang perlu diperhatikan sebelum membeli oli adalah bentuk botolnya. Penjual oli nakal biasanya menggunakan botol bekas yang tergores atau penyok.

Siapapun yang biasa membeli oli pasti bisa membedakan oli asli dan palsu dari bentuk botolnya. Apalagi masyarakat awam harus sering melihat bentuk botol oli aslinya agar tidak salah membeli nantinya.

Nomor Produksi pada Kemasan Oli Tidak Ada atau Tidak Sesuai

Anda juga dapat memeriksa nomor produksi pada kemasan oli untuk mengidentifikasi oli palsu. Pada setiap kemasan oli selalu terdapat nomor ini, seperti produk lain pada umumnya.

Umumnya nomor produk oli terdapat di dua tempat, yaitu pada botol dan pada tutup botol. Nomor produk harus sama dan ada di kedua lokasi.

Anda dapat memeriksa dan membandingkan nomor produk sebelum membeli. Jika tidak ada nomor produk sama sekali atau terdapat nomor berbeda pada botol dan tutupnya, maka dipastikan oli tersebut palsu.

Tercium Bau Gosong dan Warna Oli Keruh

Hal lain yang perlu diperiksa adalah bau dan warna oli. Masih ada pembeli oli yang belum mengetahui hal ini.

Salah satu ciri oli asli adalah warnanya yang bening dan agak kekuningan. Untuk aromanya sendiri umumnya wangi dan minyaknya tidak berbau aneh.

Oli palsu tentu saja sebaliknya, warnanya keruh dan berbau gosong. Penjual oli palsu biasanya menggunakan oli bekas yang berwarna keruh dan biasanya berwarna hitam.

Agar lebih jelas, penjual menyaring oli tersebut lalu mencampurkannya dengan bahan lain.Namun perlu anda ketahui bahwa warna oli palsu tidak sama dengan warna oli asli meskipun dicampur dengan bahan lain. Hal ini tentu tidak membuat sulit membedakan oli asli dan palsu berdasarkan warnanya.

Nah, itulah informasi tentang ciri-ciri oli palsu yang wajib kamu ketahui, untuk pembelian Oli TMO Original dapatkan di Tokopedia Akastra Partshop/ datang langsung ke bengkel Akastra Toyota.

Like  
0 ❤️
Tambahkan Komentar